Helm yang pas membantu mengurangi risiko cedera kepala saat anak bersepeda atau menggunakan kendaraan roda tertentu. Namun, manfaatnya bergantung pada ukuran, standar keselamatan, kondisi helm, dan cara pemakaian. Helm tidak membuat aktivitas berisiko menjadi sepenuhnya aman.
Pilih ukuran berdasarkan lingkar kepala dan panduan produk
Ukur kepala anak sesuai petunjuk produsen dan pilih helm yang memang dibuat untuk aktivitas tersebut. Helm tidak boleh terlalu longgar atau menekan sampai menimbulkan nyeri. Anak perlu mencoba helm sebelum digunakan.
Untuk menemukan bacaan lain yang masih satu tema, kunjungi kategori Kesehatan & Perawatan Anak di Parenting BisaBaca.
Jangan memilih helm hanya karena warna atau gambar karakter. Periksa label standar keselamatan yang berlaku, petunjuk ukuran, serta apakah produk dirancang untuk bersepeda atau aktivitas lain.
Periksa posisi dan tali pengikat
Helm seharusnya berada rata di kepala dan tidak mudah bergeser ketika anak menggerakkan kepala. Tali perlu membentuk posisi yang tepat di sekitar telinga dan terkunci di bawah dagu sesuai panduan produk.
Ajari anak memeriksa helm bersama orang dewasa sebelum berangkat. Jika helm bergerak berlebihan, longgar, atau membuat anak tidak nyaman, sesuaikan atau pilih ukuran yang tepat. Sebagai rujukan lanjutan, baca panduan CDC tentang helm dan keselamatan kepala.
Ganti helm yang rusak atau pernah menerima benturan berat
Retak, bagian busa rusak, tali putus, atau gesper bermasalah dapat mengurangi perlindungan. Ikuti petunjuk produsen mengenai penggantian setelah benturan, sekalipun kerusakan tidak selalu terlihat dari luar.
Helm bekas yang riwayat benturannya tidak diketahui perlu diperiksa dengan cermat. Jangan menambal bagian struktural yang rusak dengan lem atau bahan lain tanpa persetujuan produsen.
Latih kebiasaan keselamatan lain
Anak tetap perlu bersepeda di area yang sesuai, mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan sepeda yang pas, dan berada dalam pengawasan sesuai usia. Helm adalah satu lapis perlindungan, bukan pengganti keterampilan serta lingkungan aman.
Jika anak mengalami benturan kepala, perhatikan gejala dan cari penilaian medis bila diperlukan. Kehilangan kesadaran, muntah berulang, kebingungan, kejang, atau gejala berat memerlukan pertolongan segera. Pembahasan terkait juga tersedia dalam panduan CDC mengenai keselamatan penumpang anak.
Contoh dalam keseharian
Sebelum bersepeda, orang tua meminta anak memakai helm dan menggelengkan kepala perlahan untuk melihat apakah helm bergeser. Tali disesuaikan mengikuti panduan, lalu keluarga memeriksa rem dan memilih rute yang aman.
Hal yang perlu diingat
Helm yang pas dan terawat merupakan bagian penting keselamatan bersepeda. Periksa ukuran, posisi, tali, dan kondisi helm, serta tetap ajarkan aturan jalan dan pengawasan yang sesuai usia.










