Seorang ibu membantu anak memilih sepatu untuk kegiatan harian.
Sepatu yang nyaman membantu anak bergerak dan bermain, tetapi ukuran yang tidak sesuai dapat menimbulkan lecet, nyeri, atau membuat langkah kurang stabil.
Kesehatan & Perawatan Anak

Memilih Sepatu Anak untuk Aktivitas Harian dengan Nyaman dan Aman

Sepatu yang nyaman membantu anak bergerak dan bermain, tetapi ukuran yang tidak sesuai dapat menimbulkan lecet, nyeri, atau membuat langkah kurang stabil.

Sepatu yang nyaman membantu anak bergerak dan bermain, tetapi ukuran yang tidak sesuai dapat menimbulkan lecet, nyeri, atau membuat langkah kurang stabil. Pilih sepatu berdasarkan bentuk kaki, jenis aktivitas, dan kenyamanan saat dipakai, bukan hanya ukuran yang tercantum.

Periksa panjang dan lebar kaki

Ukuran kaki anak dapat berubah seiring pertumbuhan. Ukur kedua kaki dan periksa ruang di bagian depan, lebar, serta posisi tumit. Sepatu tidak boleh menekan jari atau mudah terlepas saat berjalan.

Untuk menemukan bacaan lain yang masih satu tema, kunjungi kategori Kesehatan & Perawatan Anak di Parenting BisaBaca.

Jangan membeli sepatu yang terlalu besar dengan harapan dipakai jauh lebih lama. Sepatu yang longgar dapat mengganggu kestabilan dan membuat anak tersandung.

Sesuaikan sepatu dengan aktivitas

Sepatu untuk sekolah, olahraga, atau bermain di luar dapat memiliki kebutuhan berbeda. Perhatikan sol, daya cengkeram, bahan, dan dukungan yang sesuai kegiatan.

Jangan menganggap satu jenis sepatu cocok untuk semua aktivitas. Untuk olahraga tertentu, ikuti rekomendasi pelatih atau tenaga kesehatan bila anak memiliki kebutuhan kaki khusus. Sebagai rujukan lanjutan, baca panduan CDC tentang perkembangan dan aktivitas anak.

Biarkan anak mencoba berjalan dan bergerak

Minta anak memakai kedua sepatu dan berjalan beberapa langkah. Tanyakan apakah ada bagian yang menekan atau menggesek. Perhatikan apakah anak mengubah cara berjalan atau sering melepas sepatu.

Anak mungkin sulit menjelaskan ketidaknyamanan. Periksa tanda kemerahan, lecet, atau keluhan setelah sepatu dipakai beberapa waktu.

Jaga kondisi sepatu dan periksa pertumbuhan kaki

Periksa sol yang aus, jahitan rusak, dan bagian dalam yang berubah bentuk. Ukur ulang kaki secara berkala, terutama bila anak mengalami lonjakan pertumbuhan atau sering mengeluh sakit.

Jika anak mengalami nyeri kaki menetap, perubahan cara berjalan, atau masalah bentuk kaki, konsultasikan dengan tenaga kesehatan. Sepatu tidak dapat menggantikan pemeriksaan yang diperlukan. Pembahasan terkait juga tersedia dalam panduan WHO tentang aktivitas fisik.

Contoh dalam keseharian

Anak mencoba sepatu baru untuk sekolah. Orang tua memastikan jari tidak terjepit, tumit tidak mudah terangkat, lalu meminta anak berjalan. Setelah beberapa hari, mereka memeriksa apakah ada lecet atau keluhan.

Hal yang perlu diingat

Sepatu yang tepat perlu nyaman, sesuai aktivitas, dan mengikuti pertumbuhan kaki anak. Periksa ukuran serta kondisi sepatu secara berkala dan minta penilaian profesional bila nyeri atau gangguan berjalan menetap.

Artikel terkait

Bacaan lain yang mungkin membantu.