Seorang ibu mendampingi anak menulis catatan belajar di meja.
Catatan belajar membantu anak memilih informasi penting dan menyusunnya agar mudah ditinjau kembali.
Pendidikan & Pembelajaran

Membantu Anak Membuat Catatan Belajar Sederhana

Catatan belajar membantu anak memilih informasi penting dan menyusunnya agar mudah ditinjau kembali. Pada awalnya, orang tua tidak perlu mengajarkan metode rumit.

Catatan belajar membantu anak memilih informasi penting dan menyusunnya agar mudah ditinjau kembali. Pada awalnya, orang tua tidak perlu mengajarkan metode rumit. Cukup bantu anak membuat catatan yang sesuai usia, tujuan pelajaran, dan kemampuan menulisnya.

Mulai dari satu ide utama

Setelah membaca atau mendengar penjelasan, minta anak menyebut satu hal yang paling penting. Tulis kata kunci atau kalimat pendek, bukan menyalin seluruh buku. Ini membantu anak memahami tujuan catatan sebagai alat berpikir.

Untuk menemukan bacaan lain yang masih satu tema, kunjungi kategori Pendidikan & Pembelajaran di Parenting BisaBaca.

Untuk anak usia awal, gambar, simbol, atau susunan kartu dapat menjadi catatan. Anak yang lebih besar dapat mencoba judul, poin utama, dan satu contoh. Jangan mengutamakan kerapian visual melebihi pemahaman.

Ajarkan cara memilih kata kunci

Tunjukkan bagaimana menemukan kata yang berulang, istilah baru, atau informasi yang menjawab pertanyaan pelajaran. Tanyakan mengapa kata tersebut dipilih. Percakapan ini mengajarkan anak membuat keputusan, bukan sekadar mengikuti format.

Jika anak menulis terlalu banyak, ajak membandingkan catatan dengan sumber dan memilih hal yang paling berguna untuk diingat. Jika terlalu sedikit, tanyakan informasi apa yang mungkin hilang. Sebagai rujukan lanjutan, baca panduan UNICEF tentang praktik pembelajaran.

Gunakan format yang mudah dibaca kembali

Catatan bisa berupa daftar, tabel sederhana, diagram alur, atau peta konsep. Pilih bentuk berdasarkan materi. Urutan kejadian cocok untuk sejarah cerita, sedangkan tabel dapat membantu membandingkan dua konsep.

Tidak perlu memaksakan satu metode untuk semua pelajaran. Tujuannya agar anak dapat menemukan informasi dengan mudah ketika belajar kembali. Biarkan bentuk catatan berkembang seiring usia dan jenis tugas.

Jadikan catatan bagian dari belajar aktif

Setelah membuat catatan, tutup buku dan minta anak menjelaskan isinya. Anak dapat menandai bagian yang belum dipahami dan menyusun pertanyaan untuk guru. Catatan bukan pengganti membaca atau memahami materi.

Jika anak kesulitan mencatat karena tuntutan menulis, perhatian, atau pemahaman bahasa, bicarakan dengan guru tentang dukungan yang sesuai. Jangan menganggap catatan panjang selalu menunjukkan pemahaman lebih baik. Pembahasan terkait juga tersedia dalam panduan Harvard tentang perencanaan dan organisasi fungsi eksekutif.

Contoh dalam keseharian

Anak belajar tentang daur air. Alih-alih menyalin satu halaman buku, ia membuat empat kotak: penguapan, pengembunan, hujan, dan aliran air. Orang tua meminta anak menjelaskan hubungan panah di antara kotak tersebut.

Hal yang perlu diingat

Catatan yang bermanfaat tidak harus indah atau panjang. Ajarkan anak menemukan ide utama, memilih format yang tepat, dan menggunakan catatan untuk menjelaskan kembali materi. Berikan bantuan bertahap hingga anak mampu mengatur caranya sendiri.

Artikel terkait

Bacaan lain yang mungkin membantu.