Anggota keluarga berdiskusi bersama di meja tentang perubahan keluarga.
Ketika keluarga menghadapi perubahan, anak dapat menerima informasi berbeda dari orang tua, kakek-nenek, atau anggota keluarga lain.
Dinamika Keluarga & Pengasuhan Bersama

Menyepakati Cara Memberi Informasi kepada Anak saat Ada Perubahan Keluarga

Ketika keluarga menghadapi perubahan, anak dapat menerima informasi berbeda dari orang tua, kakek-nenek, atau anggota keluarga lain.

Ketika keluarga menghadapi perubahan, anak dapat menerima informasi berbeda dari orang tua, kakek-nenek, atau anggota keluarga lain. Perbedaan cerita dapat membuat anak bingung atau merasa harus memilih siapa yang dipercaya. Menyepakati cara menyampaikan informasi membantu orang dewasa menjaga pesan tetap jujur, sesuai usia, dan tidak membebani anak dengan konflik pribadi.

Sepakati fakta utama dan siapa yang akan berbicara

Orang dewasa yang bertanggung jawab perlu menyamakan fakta praktis sebelum menjelaskan perubahan kepada anak. Tentukan siapa yang menyampaikan, apa yang sudah pasti, dan hal apa yang belum diketahui.

Untuk menemukan bacaan lain yang masih satu tema, kunjungi kategori Dinamika Keluarga & Pengasuhan Bersama di Parenting BisaBaca.

Jika orang dewasa tidak sepakat, jangan membahas perbedaan itu di depan anak. Cari waktu terpisah untuk menyelesaikan informasi yang saling bertentangan atau minta bantuan pihak profesional bila perubahan menyangkut perceraian, kesehatan, atau keselamatan.

Gunakan bahasa sesuai usia dan jawab hal yang berdampak pada anak

Jelaskan hal yang akan berubah dalam keseharian: tempat tinggal, jadwal, sekolah, siapa yang menjemput, atau kapan anak dapat bertemu seseorang. Hindari detail tentang konflik, uang, atau kesalahan orang dewasa yang tidak dibutuhkan anak.

Jangan menyampaikan janji yang belum dapat dipastikan. Katakan bahwa keluarga akan memberi kabar ketika ada informasi baru. Anak mungkin perlu mendengar penjelasan yang sama beberapa kali untuk memahaminya. Sebagai rujukan lanjutan, baca panduan AAP tentang berbicara dengan anak saat orang tua berpisah.

Pastikan anak tidak menjadi pembawa pesan atau penjaga rahasia

Jangan meminta anak menyampaikan pengumuman, membujuk anggota keluarga lain, atau merahasiakan perubahan yang memengaruhi keselamatan. Orang dewasa perlu bertanggung jawab atas komunikasi antaranggota keluarga.

Anak boleh menyimpan kejutan yang menyenangkan, tetapi tidak boleh diminta menyembunyikan informasi yang membuatnya takut atau tidak aman. Pastikan anak tahu orang dewasa tepercaya yang dapat ia ajak bicara.

Berikan ruang untuk pertanyaan dan perasaan yang berubah

Setelah penjelasan, tanyakan apa yang masih membingungkan dan bagaimana perasaan anak. Tidak perlu memaksa anak langsung merespons. Berikan kesempatan bertanya kembali ketika ia sudah memikirkan informasi tersebut.

Jika anak menunjukkan kecemasan berat atau perubahan yang mengganggu kegiatan sehari-hari, pertimbangkan bantuan dari konselor atau tenaga kesehatan. Komunikasi yang seragam bermanfaat, tetapi tidak menggantikan dukungan profesional bila dibutuhkan. Pembahasan terkait juga tersedia dalam panduan pengasuhan UNICEF Indonesia.

Contoh dalam keseharian

Keluarga akan pindah karena pekerjaan. Orang tua menyepakati bahwa ibu akan menjelaskan jadwal pindah dan ayah akan menunjukkan sekolah baru. Keduanya menggunakan informasi yang sama dan tidak membahas pertengkaran dewasa di depan anak.

Hal yang perlu diingat

Informasi tentang perubahan keluarga sebaiknya disampaikan oleh orang dewasa yang bertanggung jawab dengan fakta yang jelas dan bahasa sesuai usia. Sepakati pesan utama, hindari menjadikan anak perantara, dan beri kesempatan bertanya kembali. Kejujuran dan konsistensi membantu menjaga rasa aman.

Artikel terkait

Bacaan lain yang mungkin membantu.