Apa itu MSG?
Monosodium glutamate atau MSG adalah garam natrium dari glutamat, yaitu asam amino yang juga ditemukan secara alami dalam bahan pangan seperti tomat dan keju. MSG digunakan untuk memberi rasa umami atau gurih. Glutamat merupakan bagian dari protein pada banyak bahan pangan, sehingga tidak hanya berasal dari penyedap yang ditambahkan.
Penggunaan MSG perlu dibedakan dari penilaian kualitas menu. Makanan yang menggunakan MSG belum tentu otomatis tidak sehat, tetapi juga tidak otomatis bergizi. Kandungan natrium dari seluruh bumbu dan bahan tetap perlu diperhatikan.
Apa yang diketahui mengenai keamanannya?
FDA di Amerika Serikat menyatakan penambahan MSG ke makanan termasuk kategori generally recognized as safe berdasarkan penilaian regulasi di negara tersebut. Dalam studi pada orang yang mengidentifikasi diri sensitif terhadap MSG, reaksi tidak selalu dapat dipicu secara konsisten. Ada laporan gejala pada sebagian orang, tetapi hubungan sebab-akibatnya tidak selalu terbukti.
Penilaian FDA merupakan konteks regulasi Amerika Serikat, bukan pengganti aturan BPOM di Indonesia. Di Indonesia, penggunaan bahan tambahan pangan mengikuti ketentuan BPOM mengenai jenis, fungsi, dan batas penggunaan. Produk pangan tetap harus dinilai dari kepatuhan pada aturan yang berlaku.
MSG tidak sama dengan gluten atau alergi pangan
Glutamat dan gluten merupakan istilah yang berbeda. Gluten adalah protein pada gandum, jelai, dan gandum hitam; MSG bukan gluten. Alergi pangan biasanya berkaitan dengan protein pemicu tertentu, sehingga dugaan alergi perlu dievaluasi berdasarkan gejala dan riwayat paparan, bukan disimpulkan dari rasa gurih.
Jika anak mengalami reaksi berulang setelah makan produk tertentu, catat komposisinya dan diskusikan dengan dokter. Reaksi seperti sesak napas, bengkak pada lidah atau tenggorokan, atau lemas berat memerlukan pertolongan segera.
Gunakan bumbu dengan bijak
MSG bukan pengganti kebiasaan membatasi rasa asin. Produk bumbu dapat mengandung natrium dari beberapa sumber, dan penggunaan banyak saus atau penyedap dapat meningkatkan total natrium. Perhatikan rasa keseluruhan dan gunakan bumbu secukupnya.
Anak dapat diperkenalkan pada rasa gurih dari bahan alami seperti jamur, tomat, kaldu rumahan, ikan, atau bahan lain. Tidak perlu menciptakan kepanikan terhadap satu bahan; fokuskan perhatian pada keamanan, komposisi, variasi, dan frekuensi konsumsi.
Apa yang perlu dilakukan bila keluarga mencurigai reaksi?
Jika anak berulang kali mengalami keluhan setelah makan makanan tertentu, catat produk, bahan, jumlah, waktu konsumsi, dan gejalanya. Satu kejadian belum tentu membuktikan MSG sebagai penyebab karena makanan yang sama dapat mengandung banyak bahan lain. Evaluasi dokter membantu memeriksa kemungkinan alergi, intoleransi, atau penyebab lain.
Jangan menguji ulang bahan yang diduga menimbulkan reaksi berat di rumah. Bila anak mengalami sesak napas, bengkak pada bibir atau tenggorokan, lemas berat, atau pingsan, segera cari pertolongan darurat.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah MSG sama dengan gluten?
Tidak. MSG adalah garam natrium dari glutamat, sedangkan gluten adalah protein pada beberapa serealia. Keduanya berbeda.
Apakah MSG membuat makanan tinggi natrium?
MSG mengandung natrium, tetapi total natrium bergantung pada seluruh bahan dan bumbu. Perhatikan label serta jumlah garam yang digunakan.
Hal yang perlu diingat
MSG merupakan salah satu bahan pemberi rasa yang penggunaannya diatur. Hindari klaim menakutkan yang tidak didukung bukti, dan tetap perhatikan total natrium serta kualitas pola makan anak.
Sumber tepercaya untuk bacaan lanjutan
- Questions and Answers on Monosodium Glutamate — FDA
- Peraturan Bahan Tambahan Pangan — JDIH BPOM
- Healthy diet — WHO










