Ayah dan anak melihat layar perangkat bersama di ruang keluarga.
Mendampingi anak menilai iklan membantu membedakan informasi dan promosi.
Gizi & Kebiasaan Makan

Pengaruh Iklan Makanan terhadap Pilihan Anak: Cara Memahami Strategi Promosi

Iklan makanan dapat memengaruhi kesukaan, permintaan, dan pilihan anak. Kenali teknik promosi yang sering digunakan dan cara membantu anak memahami pesan komersial tanpa membuatnya merasa disalahkan.

Iklan bukan hanya tayangan di televisi

Anak dapat melihat promosi makanan melalui video, permainan, media sosial, kemasan, sponsor kegiatan, karakter animasi, dan rekomendasi figur publik. Pesan pemasaran sering dirancang agar produk terlihat menyenangkan, populer, atau berkaitan dengan hadiah dan pertemanan. Anak yang belum memahami tujuan komersial dapat sulit membedakan hiburan dari iklan.

WHO menyebut pemasaran makanan dan minuman yang tinggi gula, garam, atau lemak tidak sehat dapat memengaruhi preferensi, permintaan pembelian kepada orang dewasa, dan pola konsumsi anak. Pengaruh ini bukan berarti anak tidak memiliki pilihan, tetapi lingkungan promosi ikut membentuk keputusan.

Teknik promosi yang perlu dikenali

Perhatikan penggunaan karakter lucu, hadiah, permainan, tantangan, potongan harga, klaim kesehatan, dan kata-kata seperti “paling favorit”. Kemasan dengan gambar buah atau warna cerah juga dapat memberi kesan bahwa produk lebih sehat daripada kandungan sebenarnya. Iklan kadang menonjolkan satu vitamin sambil membuat informasi gula atau natrium kurang diperhatikan.

Anak yang melihat kreator favorit memakan produk dapat menganggapnya sebagai rekomendasi pribadi, padahal konten mungkin merupakan kerja sama berbayar. Semakin sering pesan serupa muncul, semakin akrab merek tersebut bagi anak.

Ajari anak bertanya sebelum percaya

Orang tua dapat mengajak anak memeriksa: siapa yang membuat pesan, apa yang ingin dijual, apakah ada sponsor, dan informasi apa yang tidak ditampilkan. Untuk anak kecil, gunakan pertanyaan sederhana seperti “Menurutmu, video ini sedang bercerita atau mengajak kita membeli sesuatu?”

Ketika anak meminta produk dari iklan, dengarkan alasannya sebelum menjawab. Bahas apakah keluarga membutuhkannya, seberapa sering produk akan dikonsumsi, dan apakah ada pilihan lain. Hindari mengejek selera anak atau menyalahkan dirinya karena tertarik pada iklan.

Bentuk lingkungan yang mendukung pilihan sehat

Atur paparan layar sesuai usia, gunakan pengaturan kontrol yang tersedia, dan dampingi anak saat menonton konten. Namun, pengawasan saja tidak dapat menggantikan tanggung jawab produsen dan kebijakan publik. Sekolah, komunitas, dan keluarga juga dapat mendukung lingkungan yang tidak terus-menerus mempromosikan makanan tinggi gula, garam, atau lemak.

Sediakan pilihan makanan beragam di rumah dan ajak anak terlibat dalam proses memilih. Anak lebih mudah memahami makanan ketika belajar dari pengalaman nyata, bukan hanya dari larangan.

Contoh percakapan tentang iklan

Saat anak melihat iklan minuman berwarna, orang tua dapat bertanya, “Apa yang ingin perusahaan ini kita lakukan setelah menonton?” atau “Apakah iklan memberi tahu jumlah gula dan ukuran minuman?” Pertanyaan tersebut membuat anak mengamati maksud pesan, bukan sekadar menerima gambar dan slogan.

Anak yang lebih besar dapat diajak membandingkan klaim pada iklan dengan informasi label. Tunjukkan bahwa promosi biasanya memilih informasi yang paling menarik bagi pembeli. Ini bukan berarti semua iklan berbohong, tetapi iklan memang dibuat untuk memengaruhi keputusan dan tidak menggantikan informasi lengkap.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah orang tua perlu melarang semua iklan?

Tidak selalu memungkinkan. Lebih bermanfaat mendampingi anak mengenali iklan, tujuan penjualan, sponsor, dan informasi yang tidak ditampilkan.

Mengapa anak terus meminta produk yang diiklankan?

Paparan promosi dapat membangun familiaritas dan memengaruhi preferensi. Keinginan anak bukan bukti bahwa orang tua gagal mengasuh.

Hal yang perlu diingat

Tujuannya bukan membuat anak curiga pada semua promosi, melainkan membangun literasi iklan agar mereka dapat mengenali kepentingan komersial dan mengambil keputusan dengan dukungan orang dewasa.

Sumber tepercaya untuk bacaan lanjutan

Bacaan terkait di BisaBaca

Artikel terkait

Bacaan lain yang mungkin membantu.