Apa peran zinc dalam tubuh?
Zinc atau seng adalah mineral yang digunakan tubuh dalam banyak proses, termasuk kerja enzim, pembelahan sel, sintesis protein, pertumbuhan, dan fungsi sistem kekebalan. Karena anak terus berkembang, kecukupan zinc menjadi salah satu bagian dari pola makan seimbang.
Namun, zinc bukan obat untuk semua keluhan seperti anak sering sakit, tidak nafsu makan, atau sulit tumbuh. Gejala tersebut memiliki banyak kemungkinan penyebab. Kekurangan zinc perlu dinilai berdasarkan pola makan, kondisi kesehatan, dan pemeriksaan bila diperlukan.
Sumber zinc dari makanan keluarga
Sumber zinc dapat berasal dari daging, ikan, makanan laut, unggas, telur, susu, kacang-kacangan, biji, dan serealia utuh. Kandungan dan penyerapannya bervariasi. Pada pola makan berbasis tumbuhan, senyawa fitat dalam beberapa biji-bijian dan kacang dapat mengurangi penyerapan zinc; perendaman, perkecambahan, atau fermentasi dapat membantu mengurangi sebagian fitat.
Variasikan sumber protein hewani dan nabati sesuai kebiasaan keluarga serta kemampuan makan anak. Tempe, tahu, kacang hijau, dan kacang lain dapat menjadi bagian menu, tetapi bukan satu-satunya komponen yang perlu diperhatikan.
Perlukah semua anak mengonsumsi suplemen zinc?
Tidak. Anak yang makan beragam dan tidak memiliki kondisi khusus belum tentu membutuhkan suplemen harian. Dalam situasi tertentu—misalnya diare—zinc mungkin direkomendasikan sebagai bagian dari tata laksana sesuai panduan kesehatan. Itu berbeda dari mengonsumsi zinc rutin tanpa indikasi.
Dosis tinggi atau penggunaan jangka panjang dapat mengganggu keseimbangan mineral lain, termasuk tembaga, dan menyebabkan efek samping. Jangan menggunakan dosis dewasa untuk anak atau menggabungkan beberapa produk yang mengandung zinc. Ikuti dosis dan durasi yang ditetapkan tenaga kesehatan.
Cara membangun asupan tanpa memaksa
Jika anak menolak beberapa makanan sumber zinc, coba bentuk penyajian berbeda: tempe panggang, sup kacang, telur, ikan, atau lauk yang dicampur dengan bahan keluarga. Tawarkan berulang tanpa memaksa dan sesuaikan tekstur dengan usia. Anak juga dapat dilibatkan memilih menu agar lebih tertarik mencoba.
Jika anak memiliki pola makan sangat terbatas, diare berulang, gangguan penyerapan, atau pertumbuhan yang melambat, evaluasi perlu dilakukan. Mengubah satu bahan atau memberi suplemen saja belum tentu menjawab penyebab masalah.
Waspadai tumpang tindih kandungan suplemen
Zinc dapat muncul dalam multivitamin, produk penambah nafsu makan, suplemen mineral, atau produk yang dipasarkan untuk daya tahan tubuh. Jika beberapa produk diberikan bersamaan, jumlah totalnya dapat melampaui kebutuhan. Simpan kemasan dan catat kandungan per dosis untuk dibicarakan saat konsultasi.
Jangan menggunakan zinc jangka panjang untuk mencegah anak sakit tanpa alasan medis. Kelebihan zinc dapat menimbulkan mual, muntah, dan mengganggu penyerapan mineral lain. Bila anak mengalami diare atau kondisi tertentu, ikuti dosis dan lama penggunaan yang dijelaskan tenaga kesehatan.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah zinc bisa menjadi penambah nafsu makan?
Zinc bukan obat penambah nafsu makan untuk semua anak. Penggunaan suplemen perlu berdasarkan indikasi, bukan hanya karena anak sedang pilih-pilih makanan.
Bolehkah zinc diberikan setiap hari?
Tidak otomatis diperlukan. Dosis tinggi atau pemakaian lama dapat mengganggu keseimbangan mineral. Ikuti saran tenaga kesehatan.
Hal yang perlu diingat
Jangan memberi zinc dosis tinggi untuk tujuan meningkatkan nafsu makan atau daya tahan tubuh tanpa anjuran. Cari bantuan profesional jika ada gejala atau masalah pertumbuhan yang menetap.
Sumber tepercaya untuk bacaan lanjutan
- Zinc — NIH Office of Dietary Supplements
- Permenkes Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi — JDIH Kemenkes
- Healthy diet — WHO










