Orang tua mengalirkan air keran yang sejuk ke lengan anak di wastafel.
Mengalirkan air sejuk pada area luka bakar merupakan langkah awal pertolongan pertama yang tepat.
Keamanan & Perlindungan Anak

Anak Terkena Luka Bakar? Ini Langkah Pertolongan Pertama dan Kesalahan yang Harus Dihindari

Luka bakar pada anak dapat terjadi karena air panas, minyak, api, atau benda panas. Kenali pertolongan pertama yang tepat, tindakan yang dihindari, dan kapan anak perlu diperiksa.

Luka bakar dapat terjadi ketika anak tersiram air panas, menyentuh setrika, terkena minyak saat berada di dapur, atau bersentuhan dengan benda panas. Saat kejadian berlangsung, orang tua mungkin panik dan ingin segera mengoleskan sesuatu pada bagian yang terluka. Padahal, pertolongan awal yang tepat penting untuk menghentikan proses cedera dan mengurangi kerusakan jaringan.

Langkah pertama adalah menjauhkan anak dari sumber panas, memastikan lokasi aman, lalu mendinginkan area luka dengan air mengalir yang sejuk. Artikel ini membahas pertolongan awal umum. Luka bakar yang luas, dalam, terjadi pada lokasi penting, atau disebabkan listrik maupun bahan kimia memerlukan penilaian medis segera.

Mengenali penyebab luka bakar

Luka bakar dapat terjadi akibat panas dari api, air atau uap panas, minyak, dan benda bersuhu tinggi. Cedera juga dapat disebabkan bahan kimia, arus listrik, atau sumber lain. Cara penanganan dapat berbeda menurut penyebab, kedalaman, luas, lokasi luka, serta kondisi anak.

Orang tua tidak sebaiknya menilai tingkat keparahan hanya dari ukuran luka atau rasa sakit yang disampaikan anak. Beberapa cedera dapat tampak kecil tetapi memerlukan pemeriksaan karena lokasi atau penyebabnya berisiko tinggi.

Langkah pertolongan pertama luka bakar

1. Jauhkan anak dari sumber panas

Pastikan anak tidak lagi bersentuhan dengan benda atau cairan panas. Jika pakaian terbakar, bantu menghentikan proses pembakaran dengan cara aman, misalnya meminta anak berhenti bergerak, menjatuhkan diri, menutup wajah, dan berguling jika sesuai situasi. Jangan membahayakan diri sendiri ketika mencoba memadamkan api besar. Setelah aman, periksa apakah ada cedera lain atau tanda anak menghirup asap.

2. Dinginkan luka dengan air mengalir yang sejuk

Alirkan air bersih yang sejuk pada area luka selama sekitar 20 menit jika memungkinkan. Ikatan Dokter Anak Indonesia menjelaskan pendinginan dengan air mengalir selama 10–20 menit sebagai pertolongan awal pada luka bakar ringan hingga sedang. Jangan menggunakan air es atau menempelkan es batu langsung ke kulit. Saat mendinginkan area luka, jaga bagian tubuh lain tetap hangat agar anak tidak mengalami kedinginan, terutama bila area luka cukup luas.

3. Lepaskan perhiasan atau pakaian yang tidak menempel

Lepaskan cincin, gelang, jam, atau pakaian longgar di sekitar luka sebelum pembengkakan terjadi. Namun, jangan menarik pakaian yang sudah melekat pada kulit. Biarkan bagian tersebut dan minta bantuan medis.

4. Lindungi area luka setelah didinginkan

Setelah pendinginan, tutupi luka secara longgar dengan balutan bersih yang tidak mudah menempel. Jangan membungkus terlalu ketat atau menggunakan plester perekat langsung pada kulit yang terbakar. Jika ragu tentang bahan penutup, ikuti arahan tenaga kesehatan.

5. Cari pertolongan medis sesuai kondisi

Pada anak, luka bakar perlu dinilai dengan hati-hati. Segera cari pemeriksaan jika luka terlihat dalam atau luas, melepuh, mengenai wajah, tangan, kaki, alat kelamin, atau sendi penting. Luka akibat bahan kimia dan listrik juga memerlukan penilaian medis meskipun permukaan kulit tampak tidak terlalu parah. Jika anak mengalami gangguan pernapasan, paparan asap, penurunan kesadaran, atau kondisi berat, cari pertolongan darurat.

6 kesalahan pertolongan pertama yang perlu dihindari

  1. Mengoleskan pasta gigi. Pasta gigi bukan obat luka bakar dan dapat mengiritasi kulit serta mengganggu penilaian luka.
  2. Mengoleskan mentega, minyak, atau bahan rumah tangga. Bahan tersebut tidak menghentikan proses panas pada jaringan dan dapat mengganggu perawatan berikutnya.
  3. Menempelkan es langsung. Suhu terlalu dingin dapat merusak jaringan tambahan. Gunakan air mengalir yang sejuk.
  4. Memecahkan lepuh. Lepuh tidak boleh dipecahkan sendiri karena dapat meningkatkan risiko infeksi dan memperburuk luka.
  5. Menarik pakaian yang melekat. Menarik kain yang menempel dapat ikut merobek kulit.
  6. Menunda pemeriksaan karena luka tampak kecil. Luka listrik atau kimia dapat menimbulkan kerusakan yang tidak langsung tampak jelas.

Kapan luka bakar pada anak perlu bantuan segera?

Cari pemeriksaan medis segera jika luka dalam, luas, melepuh, mengenai area penting seperti wajah atau tangan, disebabkan bahan kimia atau listrik, atau disertai kemungkinan menghirup asap. Jika anak tampak lemas berat, kebingungan, mengalami kesulitan bernapas, atau penurunan kesadaran, jangan menunda pertolongan.

Mencegah luka bakar di rumah

Gunakan bagian belakang kompor saat memasak dan arahkan gagang panci ke dalam. Jauhkan air panas, minyak, setrika, alat pemanas, dan kabel dari jangkauan anak. Periksa suhu air sebelum memandikan anak. Awasi anak ketika berada di dapur dan jangan biarkan ia bermain dekat minyak mendidih atau panci panas.

Penutup

Pertolongan pertama luka bakar dimulai dengan menjauhkan anak dari sumber panas dan mendinginkan area luka menggunakan air mengalir yang sejuk. Hindari pasta gigi, mentega, minyak, es, serta tindakan memecahkan lepuh. Karena anak rentan mengalami cedera kulit, cari pemeriksaan jika luka terlihat serius, penyebabnya berisiko tinggi, atau orang tua ragu dengan kondisinya.

Bagaimana jika luka bakar disebabkan bahan kimia atau listrik?

Luka bakar kimia dan listrik memerlukan penanganan berbeda dari luka akibat air panas atau benda bersuhu tinggi. Jika bahan kimia mengenai kulit, jauhkan anak dari sumber paparan, lindungi diri penolong, lepaskan pakaian yang terkontaminasi bila aman, dan ikuti petunjuk keselamatan bahan tersebut. Untuk banyak bahan kimia, pembilasan dengan air yang banyak diperlukan, tetapi ada bahan tertentu yang memerlukan instruksi khusus. Segera hubungi layanan medis atau pusat penanganan keracunan bila tersedia dan bawa informasi kemasan bahan.

Jika cedera disebabkan listrik, jangan menyentuh anak sebelum sumber listrik diputus dengan aman. Panggil bantuan darurat. Luka luar yang kecil tidak selalu mencerminkan dampak listrik pada tubuh, sehingga pemeriksaan medis penting.

Jangan memecahkan lepuh atau menilai kedalaman sendiri

Lepuh dapat muncul pada luka bakar yang lebih dalam. Jangan memecahkannya atau mengelupas kulit. Jangan menggunakan kapas atau bahan yang mudah menempel pada permukaan luka. Penilaian tingkat luka bakar pada anak sebaiknya dilakukan tenaga kesehatan, terutama bila ada lepuh, nyeri berat, area luas, atau lokasi sensitif.

Jika anak menggigil atau tampak kedinginan setelah proses pendinginan, jaga bagian tubuh lain tetap hangat. Pendinginan dilakukan pada area yang terbakar, bukan membuat seluruh tubuh anak kedinginan. Jangan menunda pertolongan untuk mencoba berbagai bahan rumah tangga.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah luka bakar ringan selalu boleh dirawat di rumah? Tidak selalu. Usia anak, lokasi, luas, penyebab, dan kondisi luka memengaruhi keputusan. Bila ragu, periksakan ke tenaga kesehatan.

Apakah es mempercepat penyembuhan? Tidak. Es langsung pada luka dapat memperparah kerusakan jaringan.

Perhatikan risiko kehilangan cairan dan rasa dingin

Luka bakar yang luas dapat menyebabkan anak kehilangan cairan dan mengalami gangguan suhu tubuh. Jangan mencoba mengukur luas atau kedalaman luka dengan rumus sendiri jika anak tampak sakit. Tutupi bagian tubuh yang tidak terbakar agar tetap hangat, dan segera cari perawatan. Anak yang tampak sangat lemas, pucat, bingung, atau mengalami kesulitan bernapas membutuhkan pertolongan segera.

Jika luka terjadi di wajah atau disertai paparan asap di ruang tertutup, perhatikan perubahan suara, batuk, atau gangguan napas. Cedera saluran napas bisa berkembang meskipun kulit tidak menunjukkan luka yang luas. Sampaikan kepada tenaga kesehatan bagaimana kejadian bermula dan apakah anak berada dekat api atau asap.

Sumber dan bacaan lanjutan

Artikel terkait

Bacaan lain yang mungkin membantu.