Seorang ibu mendampingi anak menggunting dan menempel kertas.
Beberapa kegiatan membutuhkan kedua tangan bekerja bersama, misalnya memegang kertas saat menggunting atau menahan wadah ketika menuang.
Tumbuh Kembang Anak

Mengembangkan Koordinasi Dua Tangan lewat Aktivitas Sederhana

Beberapa kegiatan membutuhkan kedua tangan bekerja bersama, misalnya memegang kertas saat menggunting atau menahan wadah ketika menuang. Koordinasi dua tangan berkembang melalui pengalaman sehari-hari.

Beberapa kegiatan membutuhkan kedua tangan bekerja bersama, misalnya memegang kertas saat menggunting atau menahan wadah ketika menuang. Koordinasi dua tangan berkembang melalui pengalaman sehari-hari. Orang tua dapat menyediakan aktivitas aman tanpa mengubahnya menjadi latihan yang memaksa.

Pahami koordinasi bilateral

Koordinasi bilateral adalah kemampuan menggunakan kedua sisi tubuh secara bersama, baik dengan gerakan yang sama maupun dengan peran berbeda. Contohnya satu tangan memegang kertas sementara tangan lain menggunting. Keterampilan ini membantu berbagai aktivitas motorik dan perawatan diri.

Tidak semua anak menguasai gerakan pada waktu yang sama. Perbedaan dominasi tangan juga bervariasi. Hindari memaksa anak menggunakan tangan tertentu hanya karena orang dewasa menganggapnya lebih baik.

Pilih kegiatan yang alami dan menyenangkan

Ajak anak meremas adonan, membuka wadah yang aman, meronce benda besar sesuai usia, melipat kain, menyusun balok, atau menuang air dengan wadah kecil di bawah pengawasan. Kegiatan dipilih berdasarkan kemampuan anak, bukan jumlah pengulangan yang harus diselesaikan.

Mulai dengan benda berukuran cukup besar dan mudah digenggam. Hindari manik kecil untuk anak yang masih suka memasukkan benda ke mulut. Jika memakai gunting, gunakan alat khusus anak dengan pendampingan langsung. Sebagai rujukan lanjutan, baca informasi CDC tentang perkembangan gerak dan keterampilan anak.

Berikan bantuan secukupnya

Tunjukkan gerakan sekali, kemudian beri kesempatan mencoba. Jika anak kesulitan, stabilkan benda atau sederhanakan tugas. Jangan terus menggerakkan tangan anak tanpa persetujuan; ia perlu merasakan bagaimana gerak dilakukan dan menyesuaikannya.

Letakkan bahan pada posisi nyaman dan pastikan meja serta kursi sesuai ukuran anak. Posisi tubuh yang stabil membantu anak menggunakan kedua tangan dengan lebih leluasa. Topik ini juga berkaitan dengan perkembangan motorik halus anak melatih tangan dan koordinasi lewat bermain dan perkembangan motorik kasar anak contoh kemampuan dan aktivitas sesuai usia.

Amati fungsi dalam kegiatan sehari-hari

Perhatikan apakah anak semakin mudah membuka kotak makan, memasang tutup, mengancingkan pakaian, atau menggambar sambil menahan kertas. Fokus pada kemampuan fungsional, bukan membandingkan hasil kerajinan dengan anak lain.

Jika ada kesulitan yang menetap dan mengganggu kegiatan sehari-hari, atau anak kehilangan keterampilan yang sebelumnya dikuasai, konsultasikan dengan dokter atau terapis okupasi. Jangan menyimpulkan gangguan hanya dari satu tugas yang sulit. Pembahasan terkait juga tersedia dalam materi Kemenkes untuk kebiasaan dan keterampilan sehari-hari anak.

Contoh dalam keseharian

Saat membuat kolase, anak dapat memegang kertas dengan satu tangan dan menempel potongan besar dengan tangan lain. Orang tua menyiapkan lem yang aman dan membantu bila anak kesulitan membuka tutupnya.

Hal yang perlu diingat

Koordinasi dua tangan berkembang melalui kesempatan mencoba berbagai aktivitas. Utamakan keamanan, kenyamanan, dan fungsi dalam kehidupan sehari-hari; beri bantuan yang cukup lalu kurangi ketika anak semakin mampu.

Artikel terkait

Bacaan lain yang mungkin membantu.