Ketika anak tampak tidak mendengarkan, orang tua mungkin harus mengulang instruksi berkali-kali hingga akhirnya meninggikan suara. Namun, sebelum menyimpulkan bahwa anak sengaja mengabaikan, periksa apakah ia sedang fokus pada aktivitas, memahami kata-kata, mendengar dengan baik, atau tahu apa yang harus dilakukan. Komunikasi yang efektif bukan hanya tentang anak mendengar orang tua, tetapi juga tentang orang tua memberi pesan yang jelas dan mau mendengarkan anak.
Pastikan anak siap menerima pesan
Panggil nama anak, dekati, dan pastikan ia tidak sedang berada di tengah aktivitas yang sangat menyerap perhatian. Hindari memberi instruksi dari ruangan lain atau sambil berteriak. Untuk anak kecil, sentuhan ringan hanya bila ia nyaman dan kontak mata tidak perlu dipaksa. Sampaikan satu hal pada satu waktu.
Gunakan kalimat konkret dan positif
“Jangan berantakan” sulit diterjemahkan menjadi tindakan. Coba “Masukkan balok ke kotak.” Hindari daftar panjang sekaligus. Untuk tugas yang lebih rumit, pecah menjadi langkah kecil dan minta anak mengulang dengan kata-katanya sendiri bila sesuai usia. Pastikan instruksi realistis dan anak memiliki keterampilan untuk melakukannya.
Berikan pilihan terbatas dan waktu memproses
Pilihan seperti “Mau menyikat gigi sebelum atau sesudah memakai piyama?” memberi ruang kendali dalam batas yang jelas. Setelah memberi instruksi, beri jeda agar anak memproses. Mengulang perintah setiap beberapa detik dapat menambah tekanan dan kebingungan. Jika anak tidak merespons, periksa apakah ia memahami, mendengar, atau membutuhkan bantuan memulai.
Bangun kebiasaan mendengarkan dua arah
Anak lebih mungkin belajar mendengarkan ketika ia juga merasa didengar. Sisihkan waktu untuk percakapan tanpa koreksi, tanyakan pendapatnya, dan rangkum apa yang ia sampaikan. Orang tua tidak harus selalu menyetujui permintaan, tetapi dapat menunjukkan bahwa pesan anak dipahami sebelum memberi keputusan.
Cari penyebab bila kesulitan menetap
Jika anak sering tidak merespons suara, sulit mengikuti instruksi sederhana, atau mengalami masalah perhatian di berbagai situasi, konsultasikan dengan dokter atau guru. Pemeriksaan pendengaran, bahasa, tidur, kecemasan, dan perkembangan mungkin relevan. Jangan menjadikan “tidak mendengarkan” sebagai label karakter tanpa memahami hambatannya.
Ganti kebiasaan dengan kenyamanan yang aman
Jika anak mengisap jempol terutama saat tidur, rutinitas pengantar tidur yang hangat dan benda penghibur mungkin membantu. Jika muncul saat menunggu, sediakan aktivitas tangan yang sesuai usia. Perubahan dapat berlangsung bertahap dan sesekali kebiasaan lama kembali saat anak sakit atau stres. Hindari mempermalukan; catat kemajuan kecil dan konsultasikan dampak pada gigi.
Pastikan anak memahami apa yang diminta
Anak mungkin tidak merespons karena instruksi terlalu panjang, diberikan saat ia sedang fokus, belum dipahami, atau pendengarannya terganggu. Dekati, sebut namanya, tunggu perhatian, lalu berikan satu instruksi konkret. Minta anak mengulang atau menunjukkan langkah pertama bila perlu. Jika kesulitan mengikuti instruksi terjadi terus-menerus di berbagai lingkungan, pertimbangkan pemeriksaan pendengaran, bahasa, tidur, dan perkembangan bersama tenaga profesional.
Panduan American Academy of Pediatrics tentang disiplin anak juga menekankan arahan yang sesuai usia, konsistensi, dan pengajaran perilaku positif.
Langkah yang bisa dicoba orang tua
- Dekati anak dan pastikan ia siap menerima instruksi.
- Gunakan kalimat singkat, konkret, dan satu langkah pada satu waktu.
- Berikan jeda serta pilihan terbatas yang benar-benar dapat diterima.
- Dengarkan kebutuhan anak dan periksa hambatan bila kesulitan menetap.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah orang tua harus selalu mengulang instruksi sampai anak patuh?
Tidak. Ulangi dengan cara lebih jelas bila perlu, periksa pemahaman, lalu bantu anak memulai. Pengulangan tanpa perubahan cara sering hanya meningkatkan frustrasi kedua pihak.
Inti yang perlu diingat
Cara membuat instruksi lebih mudah dipahami dan membangun kerja sama tanpa teriakan, ancaman, atau tuntutan kepatuhan tanpa penjelasan. Mulailah dari langkah kecil yang sesuai dengan kebutuhan anak dan kondisi keluarga. Perubahan membutuhkan waktu, latihan, dan dukungan yang konsisten.
Temukan bacaan lain seputar pengasuhan dan perkembangan keluarga di panduan Parenting BisaBaca.
Sumber dan bacaan lanjutan
- What’s the Best Way to Discipline My Child? — American Academy of Pediatrics.
- Serve and Return: Back-and-forth exchanges — Harvard Center on the Developing Child.
- Diagnosing ADHD — Centers for Disease Control and Prevention.










