Mainan pintar yang terhubung ke internet adalah mainan yang menggunakan jaringan atau aplikasi untuk merespons suara, mengirim informasi, menyimpan rekaman, atau berinteraksi dengan layanan digital. Sebagian produk memiliki kamera, mikrofon, sensor, atau akun khusus. Fitur tersebut dapat menawarkan pengalaman berbeda, tetapi juga menimbulkan pertanyaan penting: data apa yang dikumpulkan, siapa yang dapat mengaksesnya, dan bagaimana orang tua dapat mengendalikan perangkat?
Sebelum membeli, jangan hanya melihat fitur yang ditampilkan di iklan. Baca kebijakan privasi, petunjuk penggunaan, serta informasi keamanan produk. Jika penjelasan tentang perekaman, penyimpanan, dan penghapusan data tidak jelas, pertimbangkan mainan yang tidak memerlukan koneksi internet. Anak tetap dapat bermain dan belajar dengan banyak pilihan sederhana tanpa perangkat yang merekam suara atau gambar.
Kenali fitur yang benar-benar ada pada mainan
Periksa apakah produk menggunakan mikrofon untuk menerima suara, kamera untuk mengenali wajah atau gerakan, sensor lokasi, koneksi nirkabel, atau aplikasi di telepon orang tua. Cari tahu kapan fitur aktif, bagaimana pengguna mengetahui bahwa perangkat sedang merekam, dan apakah mikrofon atau kamera dapat dimatikan secara fisik. Lampu indikator saja belum tentu menjelaskan seluruh proses pengumpulan data.
Jika mainan dapat mengirim pesan, terhubung dengan akun lain, atau memungkinkan komunikasi dengan orang di luar rumah, pahami siapa yang dapat menghubungi anak dan bagaimana orang tua mengendalikan fitur tersebut. Jangan berasumsi mainan hanya berkomunikasi dengan anak melalui respons yang telah direkam. Baca informasi produsen dan cari penjelasan tentang batas kemampuan perangkat.
Tanyakan data apa yang dikumpulkan dan untuk apa
Periksa apakah perangkat mengumpulkan suara, gambar, nama, tanggal lahir, informasi lokasi, pola penggunaan, atau data akun. Cari tahu apakah data diperlukan agar fitur utama bekerja atau dipakai untuk analisis, personalisasi, iklan, atau tujuan lain. Semakin banyak data yang dikumpulkan, semakin penting orang tua memahami alasannya.
Periksa siapa yang menerima data: produsen mainan, pengembang aplikasi, penyedia layanan penyimpanan, atau mitra lain. Tanyakan apakah data dibagikan, berapa lama disimpan, apakah dienkripsi selama pengiriman dan penyimpanan, serta bagaimana orang tua dapat meminta akses atau penghapusan. Jika informasi ini tidak tersedia dengan jelas, jangan menganggap perangkat aman hanya karena berasal dari merek yang dikenal.
Pahami hak dan aturan pelindungan data anak di Indonesia
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP), yaitu aturan nasional mengenai pemrosesan dan perlindungan data pribadi, memasukkan data anak sebagai data pribadi yang bersifat spesifik. Pasal 25 menyatakan pemrosesan data pribadi anak diselenggarakan secara khusus dan wajib mendapat persetujuan orang tua dan/atau wali sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Ini merupakan prinsip penting ketika layanan digital memproses data anak.
Namun, UU PDP bukan daftar sertifikasi mainan dan tidak berarti setiap mainan otomatis aman setelah meminta persetujuan. Orang tua tetap perlu menilai praktik pengumpulan data, tujuan pemrosesan, transparansi, keamanan, dan pilihan pengguna. Untuk pertanyaan hukum yang spesifik mengenai suatu produk atau penyedia layanan, periksa ketentuan terbaru dan mintalah nasihat dari pihak yang kompeten. Baca naskah resmi Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi sebagai rujukan primer.
Periksa pengaturan akun dan kontrol orang tua
Jika mainan memerlukan aplikasi, buat akun melalui perangkat orang tua dan gunakan kata sandi yang kuat serta berbeda dari akun lain. Aktifkan pengamanan tambahan bila tersedia. Periksa apakah ada profil anak, daftar kontak, pengaturan mikrofon, akses kamera, lokasi, atau izin lain yang dapat dibatasi. Matikan fitur yang tidak diperlukan dan hindari menghubungkan akun media sosial keluarga tanpa alasan yang jelas.
Periksa pula apakah anak dapat membuka tautan, mengunduh aplikasi lain, mengirim pesan, atau melakukan pembelian. Jangan membiarkan pengaturan awal tetap pada konfigurasi bawaan tanpa memeriksa fungsinya. Jika perangkat tidak menyediakan kontrol yang dapat dipahami orang tua, pertimbangkan apakah manfaatnya sepadan dengan risikonya.
Jangan abaikan keamanan jaringan dan pembaruan
Gunakan jaringan rumah yang memiliki kata sandi kuat dan perbarui perangkat lunak sesuai petunjuk produsen. Cari tahu apakah mainan menerima pembaruan keamanan dan berapa lama dukungan produk dijanjikan. Perangkat yang tidak lagi mendapat dukungan dapat memiliki kelemahan yang tidak diperbaiki. Jika produk meminta akses jaringan yang tidak sesuai fungsi, hentikan proses dan cari penjelasan.
Jangan menaruh mainan dengan kamera atau mikrofon di ruang pribadi tanpa mempertimbangkan siapa yang dapat merekam. Matikan perangkat ketika tidak digunakan jika hal itu memungkinkan dan sesuai petunjuk. Hindari berbagi rekaman suara atau gambar anak ke media sosial hanya karena fitur tersebut memudahkan pengiriman.
Bandingkan dengan mainan tanpa koneksi internet
Tanyakan apakah anak benar-benar membutuhkan fitur daring. Mainan cerita, boneka, balok, buku audio tanpa mikrofon aktif, atau permainan keluarga dapat memberikan pengalaman bermain tanpa mengirim data pribadi. Mainan digital tidak selalu buruk, tetapi fitur yang tidak digunakan hanya menambah kerumitan dan permukaan risiko.
Jika tetap memilih mainan pintar, buat aturan penggunaan yang mudah dipahami anak. Jelaskan bahwa mikrofon atau kamera adalah bagian dari perangkat, bukan teman yang dapat dipercaya seperti manusia. Anak perlu tahu kapan perangkat digunakan, bagaimana meminta bantuan, dan bahwa ia boleh berhenti bila tidak nyaman. Orang tua juga perlu menghindari membiarkan perangkat menjadi pengganti hubungan dan percakapan keluarga.
Daftar pemeriksaan sebelum membeli
- Apakah ada kamera, mikrofon, lokasi, atau sensor lain?
- Data apa yang dikumpulkan dan apa tujuan penggunaannya?
- Apakah produsen menjelaskan tempat penyimpanan dan pihak yang menerima data?
- Bisakah orang tua mematikan fitur, melihat, mengunduh, dan menghapus data?
- Apakah tersedia pembaruan keamanan dan dukungan produk?
- Apakah mainan tetap berguna tanpa koneksi internet?
Jika jawaban penting tidak ditemukan, jangan merasa wajib membeli. Panduan Federal Trade Commission tentang pertanyaan sebelum membeli mainan terhubung internet dapat menjadi daftar periksa tambahan. Panduan tersebut berasal dari Amerika Serikat, sehingga bukan pengganti aturan hukum Indonesia, tetapi pertanyaan tentang kamera, mikrofon, penyimpanan, dan akses data tetap relevan bagi orang tua.
Periksa pula apa yang terjadi ketika perangkat dijual kembali, diberikan kepada orang lain, atau tidak lagi mendapat dukungan. Sebagian layanan dapat menyimpan akun atau rekaman di server meskipun mainan sudah dimatikan. Cari petunjuk untuk menghapus akun, memutus koneksi jaringan, menghapus rekaman, dan melakukan pengaturan ulang pabrik sebelum perangkat berpindah tangan. Bila produk tidak menyediakan cara yang jelas untuk mengendalikan data, pertimbangkan apakah keluarga bersedia menerima ketidakpastian tersebut.
Berikan informasi yang sama kepada anggota keluarga lain dan pengasuh yang mungkin menggunakan mainan. Jelaskan kapan mikrofon atau kamera aktif, kapan perangkat harus dimatikan, serta ruang mana yang tidak cocok untuk menempatkannya. Jangan menganggap semua anggota rumah memahami cara kerja perangkat hanya karena satu orang telah mengatur aplikasinya. Kesepakatan sederhana membantu mencegah rekaman yang tidak disengaja dan menjaga privasi semua orang di rumah.
Hal yang perlu diingat
Mainan pintar bukan sekadar benda yang menyala atau berbicara; perangkat yang terhubung dapat mengumpulkan dan memproses data. Periksa fitur, tujuan pengumpulan, penerima data, kontrol orang tua, pembaruan, dan pilihan penghapusan. UU PDP memberi perlindungan khusus pada pemrosesan data anak, tetapi orang tua tetap perlu mengambil keputusan berdasarkan informasi produk yang konkret. Jika manfaat tidak sebanding dengan data yang diminta, pilih mainan tanpa koneksi.
Rujukan untuk orang tua
- Badan Pemeriksa Keuangan RI: Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, termasuk ketentuan mengenai data pribadi anak.
- Federal Trade Commission: What to Ask Before Buying Internet-Connected Toys berisi pertanyaan tentang kamera, mikrofon, penyimpanan, dan kontrol orang tua.
Bacaan terkait: artikel lain dalam kategori Aktivitas Bermain.










