Anak yang baru pulang berenang mungkin masih mengenakan pakaian renang basah, rambutnya berbau khas kolam, dan kulitnya terasa sedikit kering. Sebagian orang tua langsung menyiapkan sampo khusus, sementara yang lain hanya membilas dengan air. Setelah berenang, langkah penting adalah membilas tubuh, mengganti pakaian basah, mengeringkan telinga bagian luar, dan memperhatikan apakah kulit atau mata mengalami iritasi. Tidak semua anak membutuhkan produk khusus untuk menghilangkan klorin.
Air kolam renang biasanya menggunakan klorin atau bahan disinfeksi lain untuk membantu mengendalikan kuman. Klorin penting bagi kesehatan kolam, tetapi dapat bereaksi dengan kotoran, keringat, minyak kulit, dan produk tubuh sehingga terbentuk zat yang dapat menimbulkan bau atau iritasi. Bau kolam yang kuat tidak selalu berarti klorin terlalu banyak; bisa juga menandakan ada banyak zat yang bereaksi dengan bahan disinfektan.
Apa yang perlu dilakukan segera setelah keluar dari kolam?
Ajak anak membilas tubuh dengan air bersih setelah berenang. Fokus pada area yang tertutup pakaian renang, lipatan kulit, ketiak, kaki, serta rambut yang terpapar air kolam. Gunakan sabun lembut bila diperlukan, terutama jika kulit terasa lengket atau ada kotoran yang menempel. Anak tidak perlu menggosok kulit dengan spons kasar atau memakai scrub untuk menghilangkan bau kolam.
- Lepaskan pakaian renang basah. Ganti dengan pakaian kering dan jangan duduk lama dengan pakaian renang yang lembap.
- Bilas tubuh. Air bersih membantu mengangkat sisa air kolam, keringat, dan kotoran di permukaan kulit.
- Keramas sesuai kebutuhan. Bilas rambut; gunakan sampo lembut jika rambut terasa lengket atau anak berenang cukup lama. Tidak semua rambut memerlukan dua kali keramas.
- Keringkan telinga bagian luar. Gunakan handuk untuk bagian luar telinga; jangan memasukkan cotton bud atau benda lain ke saluran telinga.
- Perhatikan kulit dan mata. Jika muncul kemerahan atau perih, bilas dengan air bersih dan amati apakah keluhan membaik.
Apakah klorin harus dihilangkan dengan sampo khusus?
Tidak selalu. Membilas rambut dengan air bersih dapat menjadi langkah awal. Sampo yang lembut dapat digunakan ketika rambut perlu dibersihkan dari minyak, keringat, atau sisa produk. Pilih sampo sesuai jenis rambut anak dan hindari formula yang membuat kulit kepala perih atau sangat kering. Produk yang dipasarkan sebagai “anti-klorin” belum tentu diperlukan oleh semua anak; baca komposisi dan petunjuk penggunaan sebelum membeli.
Jika rambut anak diwarnai, sangat keriting, kering, atau mudah kusut, sesuaikan perawatan dengan kondisi rambut. Gunakan kondisioner bila memang sesuai dan ajarkan membilas hingga tidak ada sisa produk. Jangan menyemprotkan campuran rumahan seperti cuka atau bahan asam pekat pada kulit kepala anak tanpa arahan tenaga kesehatan atau ahli perawatan yang kompeten. Bahan tersebut dapat membuat mata perih atau mengiritasi kulit.
Kulit kering atau gatal setelah berenang
Klorin dan paparan air yang lama dapat membuat sebagian anak merasa kulitnya kering. Namun, gatal setelah berenang juga dapat dipicu oleh air kolam yang tidak sesuai, produk pembersih, alergi atau iritasi, gesekan pakaian, maupun kondisi kulit yang sudah ada sebelumnya. Jangan langsung menganggap setiap ruam sebagai alergi klorin. Amati bentuk ruam, kapan muncul, berapa lama bertahan, dan apakah anak mengalami keluhan lain.
Setelah membilas, tepuk kulit hingga kering dan gunakan pelembap sederhana tanpa pewangi bila anak memang memiliki kulit kering. Anak dengan eksim mungkin membutuhkan rutinitas khusus sebelum dan setelah berenang. Bicarakan dengan dokter mengenai jenis pelembap atau pelindung kulit yang sesuai, terutama bila ruam sering memburuk setelah kolam.
Perhatikan mata dan telinga anak
Mata dapat terasa perih atau merah setelah berenang karena iritasi. Minta anak tidak mengucek mata dengan tangan yang masih basah oleh air kolam. Bilas wajah dengan air bersih dan lepaskan kacamata renang dengan hati-hati. Bila nyeri mata berat, penglihatan berubah, keluar cairan, atau keluhan tidak membaik, minta pemeriksaan tenaga kesehatan.
Untuk telinga, keringkan bagian luar menggunakan handuk lembut. Jangan memasukkan cotton bud, jari, atau alat lain ke liang telinga untuk mengeluarkan air. Jika anak sering mengalami nyeri telinga setelah berenang, gatal yang menetap, atau keluar cairan, konsultasikan. Anak dengan riwayat gangguan gendang telinga atau tindakan operasi telinga mungkin membutuhkan petunjuk khusus sebelum berenang.
Kebiasaan sebelum berenang sama pentingnya
Kebersihan kolam tidak hanya bergantung pada petugas. CDC menganjurkan perenang mandi sebelum masuk kolam untuk mengurangi kotoran, keringat, dan minyak yang ikut terbawa. Anak yang diare tidak boleh berenang karena dapat menyebarkan kuman. Anak perlu menggunakan toilet sebelum masuk air dan orang tua harus mengajak istirahat untuk buang air secara berkala. Pakaian renang yang bersih juga menjadi bagian dari kebiasaan tersebut.
Pastikan anak memahami bahwa air kolam bukan untuk diminum. Jangan membiarkan anak buang air kecil di kolam, dan ajarkan agar tidak memasukkan air kolam ke mulut. Pengawasan orang dewasa tetap diperlukan; membilas tubuh setelah berenang tidak menggantikan pengawasan keselamatan selama berada di air.
Kapan ruam setelah berenang perlu diperiksa?
Minta penilaian medis bila ruam terasa nyeri, bernanah, meluas, disertai demam, atau tidak membaik. Ruam setelah penggunaan kolam air hangat dapat memiliki penyebab berbeda dari iritasi klorin biasa. Jika beberapa anak mengalami keluhan serupa setelah menggunakan kolam yang sama, beri tahu pengelola fasilitas. Anak yang memiliki luka terbuka juga sebaiknya tidak berenang kecuali luka benar-benar tertutup balutan kedap air dan dokter menyatakan aman.
Jangan mengoleskan krim antibiotik, kortikosteroid, atau antiseptik secara rutin hanya karena kulit tampak merah setelah renang. Penggunaan produk yang salah dapat menutupi gejala atau memperburuk iritasi. Jika keluhan ringan membaik setelah dibilas dan kulit kembali normal, cukup pantau dan lakukan pencegahan pada kunjungan berikutnya.
Contoh rutinitas setelah berenang
Sebelum pulang, siapkan handuk dan pakaian kering. Setelah anak keluar kolam, bilas tubuhnya di pancuran, lalu ganti pakaian renang. Di rumah, periksa kulit yang tertutup tali atau karet pakaian, bilas rambut bila belum dilakukan, dan keringkan telinga bagian luar. Masukkan pakaian renang ke kantong terpisah agar tas dan handuk kering tidak ikut lembap. Cucilah pakaian sesuai petunjuk produsen dan jemur sampai benar-benar kering.
Bila anak berenang beberapa kali seminggu, buat satu tas khusus berisi perlengkapan mandi, handuk, pakaian ganti, dan kantong pakaian basah. Ajarkan anak memeriksa isi tas setelah latihan. Dengan urutan yang jelas, kegiatan bersih diri tidak terasa sebagai tugas mendadak dan anak perlahan belajar merawat barang pribadinya.
Hal yang sering ditanyakan
Apakah anak harus keramas setiap habis berenang? Tidak selalu. Bilas rambut, lalu gunakan sampo sesuai kebutuhan rambut dan kulit kepala.
Apakah bau klorin berarti kolam berbahaya? Bau saja tidak cukup untuk menilai kualitas air. Ikuti petunjuk pengelola kolam dan hentikan kegiatan bila anak mengalami keluhan yang mengkhawatirkan.
Bolehkah anak dengan eksim berenang? Banyak anak dengan eksim tetap dapat berenang, tetapi perlu penyesuaian perawatan kulit dan saran dokter bila berenang memicu flare atau iritasi.
Membersihkan tubuh tanpa berlebihan
Sesudah berenang, fokus pada pembilasan, mengganti pakaian basah, mengeringkan kulit, dan mengamati keluhan. Sampo atau sabun khusus tidak selalu diperlukan. Kebiasaan sebelum berenang, kualitas fasilitas, dan pengawasan keselamatan sama pentingnya dengan rutinitas setelah anak keluar dari kolam.
Baca panduan bermain air secara aman, cara melindungi kulit anak saat bermain di luar, dan artikel lain di kategori Kesehatan Anak.
Sumber dan bacaan lanjutan
- CDC: Preventing Swimming-related Illnesses — kebersihan sebelum dan sesudah berenang serta pencegahan penyakit terkait air.
- CDC: What You Can Do to Stay Healthy in Swimming Pools — mandi sebelum berenang dan alasan kebersihan kolam.
- American Academy of Dermatology: Child bathing — mandi setelah berenang dan membersihkan tubuh anak.










