Buat momen membaca terasa ringan
Pilih waktu yang cukup tenang, misalnya sebelum tidur atau setelah makan. Tidak perlu menuntaskan seluruh buku jika anak sudah lelah. Biarkan cerita menjadi pengalaman yang hangat, bukan sumber pertengkaran.
Pilih buku sesuai minat dan tahap anak. Anak boleh meminta cerita favorit dibacakan berulang kali; pengulangan sering memberi rasa akrab dan kesempatan memperhatikan detail berbeda.
Ajak anak ikut dalam cerita
Tunjuk gambar, beri jeda, dan ajukan pertanyaan yang tidak terasa seperti ujian: “Menurutmu apa yang terjadi setelah ini?” atau “Bagian mana yang kamu suka?” Terima jawaban yang beragam dan sambungkan dengan pengalaman anak.
Bagi anak yang belum bisa membaca sendiri, orang tua dapat menceritakan gambar atau membuat suara karakter. Anak yang sudah bisa membaca dapat bergantian memilih bagian yang ingin dibaca.
Letakkan buku agar mudah dijangkau
Sediakan beberapa buku pada tempat yang aman dan mudah diambil. Perpustakaan, tukar buku dengan keluarga, atau bacaan digital yang sesuai juga bisa menjadi pilihan jika koleksi di rumah terbatas.
Jadikan orang dewasa sebagai contoh dengan sesekali membaca di dekat anak. Tujuannya bukan membuat setiap hari sempurna, melainkan membangun hubungan positif dengan cerita dan bahasa.
Jelajahi juga topik Pendidikan & Pembelajaran dan tag kebiasaan membaca.
Langkah kecil yang bisa dicoba
- Mulai dari beberapa menit yang nyaman.
- Pilih cerita sesuai minat anak.
- Buat percakapan seputar gambar dan cerita.
- Sediakan akses buku dengan cara yang sesuai kondisi keluarga.




