Mainan yang menyala, berbunyi, atau bergerak dapat memakai baterai kancing atau baterai pipih. Bentuknya kecil, bundar, dan mudah tertukar dengan koin atau aksesori. Jika baterai jenis ini tertelan, reaksi kimia dapat menyebabkan luka serius pada saluran cerna. Karena itu, perhatian orang tua tidak cukup hanya pada apakah mainan masih berfungsi. Penutup baterai, sekrup, kondisi kompartemen, serta cara menyimpan baterai cadangan juga perlu diperiksa.
Baterai yang sudah habis pun tetap berbahaya. Jangan meninggalkan baterai bekas di meja, laci terbuka, kantong belanja, atau wadah yang dapat dibuka anak. Anak mungkin tertarik memasukkannya ke mulut karena bentuknya menyerupai benda kecil yang mengilap. Pencegahan perlu dilakukan pada semua produk rumah tangga, bukan hanya mainan: remote, jam, termometer, alat musik kecil, dan aksesori elektronik dapat menggunakan baterai serupa.
Mengapa baterai kancing dapat menyebabkan cedera berat?
Ketika baterai kancing tersangkut di kerongkongan atau saluran tubuh, arus listrik dapat memicu reaksi yang merusak jaringan. Luka serius dapat berkembang cepat, meskipun anak belum menunjukkan gejala yang jelas. Komisi Keamanan Produk Konsumen Amerika Serikat menyebut baterai kancing dapat menyebabkan luka bakar pada kerongkongan dalam waktu singkat setelah tertelan. Karena dampaknya dapat berat, dugaan tertelan perlu ditangani sebagai keadaan darurat.
Orang tua dapat membaca informasi keselamatan baterai kancing dari CPSC untuk memahami bahaya dan langkah pencegahan. CPSC adalah lembaga Amerika Serikat; rujukan ini menjelaskan bahaya produk, sedangkan keluarga di Indonesia perlu segera menggunakan layanan gawat darurat setempat jika terjadi paparan.
Periksa penutup baterai sebelum mainan dipakai
Pastikan kompartemen baterai tertutup rapat dan menggunakan sistem pengunci yang sesuai dengan rancangan produk. Pada mainan yang menggunakan baterai kancing, penutup sebaiknya tidak dapat dibuka dengan mudah oleh anak. Jika sekrup hilang, penutup retak, engsel longgar, atau terdapat celah, hentikan penggunaan sampai perbaikan resmi atau penggantian yang tepat dilakukan. Jangan mengganti sekrup dengan benda yang tidak sesuai ukuran.
Periksa mainan baru dan lama. Produk yang pernah terjatuh dapat mengalami retak tersembunyi, sedangkan penutup yang sering dibuka untuk mengganti baterai dapat mengalami keausan. Jangan menyerahkan mainan yang kompartemennya terbuka kepada anak hanya karena baterai sudah dikeluarkan. Simpan produk di tempat yang aman dan beri tahu anggota keluarga lain agar tidak memakainya sebelum diperbaiki.
Simpan baterai baru dan bekas secara terpisah
Letakkan baterai cadangan di kemasan aslinya atau wadah yang aman, tertutup, dan tidak dapat dijangkau anak. Jangan menaruh baterai lepas dalam laci yang berisi koin, kancing, manik, atau aksesori kecil. Baterai bekas pun tidak boleh dibiarkan di meja atau tempat sampah terbuka. Ikuti cara pembuangan yang dianjurkan oleh pemerintah daerah atau fasilitas pengelolaan limbah elektronik dan baterai.
Ketika mengganti baterai, lakukan di tempat yang jauh dari anak dan hitung jumlah baterai yang dikeluarkan serta dipasang. Jangan meninggalkan baterai sementara di atas meja. Pastikan tidak ada baterai yang jatuh ke lantai atau terselip di karpet. Setelah selesai, kembalikan penutup dan periksa apakah sistem pengunci bekerja sebelum mainan digunakan kembali.
Waspadai produk rumah tangga lain
Selain mainan, baterai kancing dapat ditemukan pada jam tangan, remote, kalkulator, lampu kecil, alat ukur suhu, kartu musik, dan dekorasi elektronik. Simpan semua produk yang kompartemennya mudah dibuka jauh dari anak. Bila satu perangkat perlu diganti baterainya, lakukan tanpa anak memegang baterai lepas. Jangan menganggap baterai bekas tidak berbahaya karena sudah tidak cukup kuat menyalakan perangkat.
Jika rumah memiliki beberapa jenis baterai, jangan mencampur ukuran atau menyimpannya dalam wadah yang sama tanpa pembatas. Label dan kemasan membantu orang dewasa mengenali jenisnya. Anak yang lebih besar dapat diajari bahwa baterai bukan mainan dan tidak boleh dibongkar, digigit, atau dimasukkan ke lubang tubuh. Namun, edukasi tersebut tetap tidak menggantikan penyimpanan aman.
Jika baterai tertelan atau diduga tertelan
Segera cari pertolongan medis darurat jika anak mungkin menelan baterai kancing. Jangan menunggu gejala, jangan memaksa anak muntah, dan jangan memberikan makanan atau minuman sebagai upaya mengatasi paparan tanpa arahan tenaga medis. Sampaikan informasi tentang jenis baterai, ukuran, jumlah, dan perkiraan waktu kejadian. Jika kemasan atau produk masih ada, bawa atau tunjukkan fotonya.
Jika baterai masuk ke hidung atau telinga, tindakan medis segera juga diperlukan. Jangan mencoba mengeluarkannya dengan benda tajam atau memasukkan cairan tanpa arahan tenaga kesehatan. Anak mungkin tidak dapat menjelaskan lokasi benda dengan tepat, terutama bila usianya masih kecil. Informasi yang jelas tentang produk dan kejadian membantu petugas menentukan langkah berikutnya.
Ajarkan aturan sederhana kepada semua pengasuh
Orang tua, kakek-nenek, pengasuh, dan anggota keluarga lain perlu memahami bahwa baterai kancing adalah benda berbahaya, bukan aksesori kecil biasa. Letakkan baterai di tempat yang sama dan tertutup, pastikan kompartemen mainan aman, dan jangan membiarkan penggantian baterai dilakukan saat anak berada dekat. Bila anak bermain di rumah kerabat, beri tahu pengasuh mengenai produk yang memakai baterai kecil.
Untuk anak yang lebih besar, jelaskan bahwa baterai harus diberikan kepada orang dewasa dan tidak boleh dimasukkan ke mulut atau hidung. Buat aturan yang mudah diingat, tetapi jangan meminta anak bertanggung jawab penuh menjaga baterai agar tidak tertelan. Lingkungan tetap harus ditata sehingga anak tidak dapat menjangkaunya.
Perhatikan baterai dalam mainan hadiah dan mainan bekas
Mainan hadiah dapat langsung dicoba setelah dibuka, tetapi orang tua sebaiknya memeriksa baterai dan penutup sebelum diserahkan. Pastikan baterai tidak diletakkan di dalam kantong aksesori yang mudah diambil. Jika produk bekas tidak memiliki penutup atau sekrup asli, jangan menggunakan modifikasi yang belum dipastikan aman. Periksa juga kemungkinan baterai lama tertinggal di dalam kompartemen dan mengalami kebocoran.
Jika mainan pernah disimpan dalam waktu lama, buka kompartemen sesuai petunjuk di tempat aman dan lihat apakah ada korosi. Jangan menyentuh residu baterai dengan tangan kosong atau membiarkan anak mendekati area tersebut. Ikuti petunjuk produsen untuk penanganan, atau hentikan penggunaan jika kerusakan tidak dapat dibersihkan dengan aman.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah baterai bekas tetap berbahaya? Ya. Baterai yang sudah habis tetap dapat menyebabkan cedera bila tertelan.
Apakah mainan harus dibuang jika penutup baterainya rusak? Hentikan penggunaan. Perbaikan hanya dilakukan dengan komponen dan cara yang sesuai petunjuk produsen; jika tidak dapat dipastikan aman, jangan gunakan lagi.
Bagaimana jika anak terlihat baik-baik saja setelah diduga menelan baterai? Tetap cari pertolongan medis segera. Jangan menunggu gejala karena cedera dapat berkembang sebelum terlihat dari luar.
Perlakukan setiap baterai kecil sebagai komponen berisiko
Pencegahan dimulai dari penutup yang kokoh, penyimpanan baterai terpisah, dan penggantian yang dilakukan jauh dari anak. Periksa mainan sebelum digunakan dan hentikan pemakaian bila kompartemen rusak. Jika ada dugaan baterai tertelan atau masuk ke hidung/telinga, cari bantuan medis segera.
Orang tua juga dapat membaca panduan mengenali komponen kecil pada mainan, tanda kerusakan mainan, dan artikel keselamatan dalam kategori Aktivitas Bermain.










